Selasa, 01 Maret 2011

makanan,,,,palembang

pempek,,,pastinya,,palembang terkenal dengan mpek mpeknya, salah satu penyebabnya karna palembang dikelilingi sungai musi jadi mungkin zaman dulunya saking kebanyakan ikan so banyak makan yang diolah dari ikan,dari mulai kerupuk,mpek mpek,alias gorengan,semua makanan kayanya banyak yang di olah menggunakan ikan,,,mmhmhmm,,yummmy,,,i like,,it,,,klo mpek mpke di jkarta udah banyak ,,nah coba deh yang satu ini
                                           ini namanya martabah HAR dinamakna martabak Har
konon katanya sih pemilik tempat makan ini Haji Abdul Rajak atow di singkat HAR, martabak ini beda dari martabak pada umumnya, karna cara penyajian nya menggunakan kuah kare,,rasanya enak kaya akan bumbu ktanya sih mengadopsi kuah kare dari negeri India sana,,,yummmy
 
kalo ini tekwan,,myymmy,,like bakso,,heheh eh gak ding beda,,kuahnya panas panas,,,pedes,,isinya kaya mpek mpek basah tapi berkuah sop ya hampir mirip bakso lah klo di Jakarta...this yummmyyy juga

 kalo yang satu ini namnya lenggang panggang,,mpek2 yang di kasih telor lalu di bakar diatasnya dikasih ebi dan mentimun plus kasih sambal ijo,,mhmhmhm,,,yummmy,,,

Minggu, 27 Februari 2011

jelajah palembang 2010

                                                   Liburan sejenak dari rutinitas di Palembang
Kota Palembang merupakan kota tertua di Indonesia berumur setidaknya 1382 tahun jika berdasarkan prasasti Sriwijaya yang dikenal sebagai prasasti Kedudukan Bukit. Menurut Prasasti yang berangka tahun 16 Juni 682. Pada saat itu oleh penguasa Sriwijaya didirikan Wanua di daerah yang sekarang dikenal sebagai kota Palembang. Menurut topografinya, kota ini dikelilingi oleh air, bahkan terendam oleh air. Air tersebut bersumber baik dari sungai maupun rawa, juga air hujan. Bahkan saat ini kota Palembang masih terdapat 52,24 % tanah yang yang tergenang oleh air (data Statistik 1990). Berkemungkinan karena kondisi inilah maka nenek moyang orang-orang kota ini menamakan kota ini sebagai Pa-lembang dalam bahasa melayu Pa atau Pe sebagai kata tunjuk suatu tempat atau keadaan; sedangkan lembang atau lembeng artinya tanah yang rendah, lembah akar yang membengkak karena lama terendam air (menurut kamus melayu), sedangkan menurut bahasa melayu-Palembang, lembang atau lembeng adalah genangan air. Jadi Palembang adalah suatu tempat yang digenangi oleh air.

                                                                      at Musi River



                                                 in front of  Badarudin Musium
                          karna ude kemaleman so,,ga bisa masuk musium nya deh,,,,,



                                                  Melihat jembatan ampera dari sebrang




                                                             Di pulau kemaro
 Keajaiban Alam di Pulau Kemaro, Palembang
Di dalam Klenteng yang terdapat di atas Pulau Kemaro (Kemarau) yang terdapat di hulu Sungai Musi kota Palembang terdapat sebuah keajaiban alam di mana terdapat tanah tumbuh pada sebuah  pot,tempat/wadah hio.  Saking penuhnya tanah yang tumbuh sehingga menutupi hampir semua wadah hio sehingga pengurus klenteng meletakkan lagi wadah hio baru didepannya. Apa boleh buat, wadah hio baru itu pun hampir tertelan oleh tanah kering yang terus tumbuh. Tampak pada foto sisa pot yang masih sedikit terlihat.
Itu adalah sebagian dari fenomena alam yang ada di dalam Klenteng di Pulau Kemaro. Pulau ini pun mempunyai cerita panjang yang diwariskan turun temurun sejak dari jaman Sriwijaya. Diceritakan pulau Kemaro ini pun merupakan pulau yang tumbuh sebagai perwujudan dari pasangan Pangeran Kerajaan Sriwijaya dan Putri dari Negeri Cina yang mengalami tragedi mengenaskan dan tenggelam di lokasi di mana akhirnya tumbuh gundukan tanah yang hingga sekarang menjadi Pulau yang dikeramatkan tidak hanya masyarakat etnis Tionghoa Indonesia namun juga terkenal sampai negara Singapura dan Malaysia khususnya pada saat Cap Go Meh, hari ke-15 setelah pergantian Tahun Baru Cina.